Etika Kehumasan di Era Digital: Implikasi Etis Penggunaan AI dalam Menjaga Integritas dan Nilai Humanistik
Isi Artikel Utama
Abstrak
Penelitian ini mendiskusikan penggunaan teknologi Kecerdasan Artifisial dalam praktik kehumasan khususnya untuk mengetahui bagaimana praktisi PR pemerintah dan korporat dalam menjaga integritas komunikasi dan aspek humanis termasuk implikasi etis yang ditimbulkan ketika menggunakan teknologi AI. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bagaiamana nilai-nilai etis telah diterapkan dalam penggunaan teknologi kecerdasan artifisial. Selain itu, ditemukan bahwa sektor korporasi memiliki frekuensi penggunaan AI yang lebih tinggi dibandingkan sektor lembaga pemerintahan. Penggunaan AI dalam praktik PR dianalisis melalui pendekatan deontologis dan teleologis yang diperkuat dengan teori determinisme teknologi. Kesimpulan penelitian ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara manusia dan teknologi dalam menjaga nilai-nilai normatif dan pertimbangan humanis dalam praktik kehumasan, serta menyoroti penerapan etika yang krusial dalam penggunaan AI di bidang tersebut.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Nama dan alamat email yang dimasukkan di situs jurnal hanya akan digunakan untuk tujuan yang sudah disebutkan, tidak akan disalahgunakan untuk tujuan lain atau untuk pihak lain.