TINJAUAN BIBLIOMETRIK KOMUNIKASI PEMERINTAH DANDISINFORMASI: PEMETAAN TREN RISET GLOBAL

Isi Artikel Utama

Rieka Mustika
Ade Sobandi
Rasto

Abstrak

Penelitian ini menyajikan analisis bibliometrik terhadap 219 publikasi terindeks Scopus mengenai komunikasi pemerintah dan disinformasi pada periode 2014–2025. Temuan menunjukkan peningkatan signifikan produktivitas penelitian sejak 2017 dan mencapai puncak pada masa pandemi COVID-19, ketika misinformasi dan infodemi menjadi tantangan utama tata kelola publik. Amerika Serikat, Spanyol, dan Australia tercatat sebagai kontributor dominan, sementara Tiongkok, Malaysia, dan India menunjukkan pertumbuhan publikasi yang pesat. Analisis sitasi mengidentifikasi karya berpengaruh seperti Bennett (2018), Casero-Ripollés (2020), Jin et al. (2020), dan Cheng (2019). Pemetaan ko-okurensi kata kunci mengungkap empat klaster tematik: tema dasar (media sosial, misinformasi, hoaks, COVID-19, komunikasi politik), tema penggerak (strategi komunikasi, diseminasi informasi, tata kelola, peran pemangku kepentingan), tema niche (komunikasi krisis, reputasi, hubungan media), serta tema berkembang (branding, pemasaran politik, emosi, keterlibatan pemangku kepentingan). Evolusi tema menunjukkan pergeseran dari post-truth dan komunikasi politik menuju isu yang lebih strategis seperti propaganda, infodemi, reputasi, dan komunikasi digital. Secara keseluruhan, temuan mengindikasikan pergeseran menuju paradigma komunikasi pemerintah yang lebih strategis dan berorientasi legitimasi di tengah semakin kompleksnya disrupsi informasi kontemporer.

Rincian Artikel

Bagian
Artikel